#mainbottom { background:#ffffff; border:1px solid #0B610B; margin:0 0 0.5em; padding:0.5em; }

Recent Post

Home » » Jasad Duduh Salah Seorang TKI Asal Sukabumi Dipulangkan

Jasad Duduh Salah Seorang TKI Asal Sukabumi Dipulangkan

Written By tvberita.com on Kamis, 24 Mei 2012 | 04.10

SUKABUMI, TVBERITA.com – Jasad seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Selajambe RT 09 RW 04, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Duduh Bachtiar Bin Nahrowi yang semula dikabarkan tewas di duga akibat dianiaya di Kota Dammam, Arab Saudi, Kamis (24/5) dipulangkan ke pihak keluarganya.

Kepulangan jasad Duduh dari Arab Saudi ke bandara Halim Perda kusumah sekitar pukul 11.00 WIB Rabu (23/5) Malam dan sampai ke rumah duka di Kampung Selajambe Desa Selajambe sekitar pukul 04.00 WIB Kamis pagi yang diantar secara langsung oleh pihak Kemenlu dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI).

Menurut Andi Mukti (37) salah satu adik korban mengatakan, pada awalnya pihak keluarga tidak mengetahui tentang kepulangan jasad Duduh, karean tidak adanya kabar dari pihak Kemenlu. Padahal sebelumnya pihak keluarga sempat bertemu dengan pihak kemenlu akan tetapi mereka tidak mengatakan bahwa jasad Duduh akan segera di pulangkan, karena sampai saat ini perkaranya tidak jelas, terang andi kepada wartawan

Dikatakan Andi, dalam pemulangan korbanpun terkesan sangat terburu-buru dan mereka tidak menjelaskan bagaimana kelanjutan perkara yang di alami oleh oleh korban, lantaran sampai saat ini belum ada tersangkanya.padahal sebelumnya pihak Kemenlu meminta surat kuasa terhadap pihak keluarga korban untuk menyelesaikan perkara tersebut, tutur Andi.

Meski sudah ada santuan , lanjut Andi, sampai saat ini pihak penyalur tenaga kerja yaitu PT Bantal Perkasa Sejahtera yang beralamat di Condet Raya, Jakarta, sama sekali belum ada perhatian khusu kepada pihak keluarganya” Kami sangat menyayangkan atas sikap Kemenlu yang memulangkan jasad Duduh secara tergesa-gesa, yang padahal sebelumnya pihak kemenlu tersebut telah meminta surat kuasa kepada kami untuk mengurus perkara almarhum yang hingga kini belum ada tersangkanya”Kata Andi.

Sementara menurut kepala Desa Selajambe Duduh Abdurahman, seharusnya pihak kemenlu harus mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap Duduh (alm), lantaran sampai saat ini perkaranya sangat tidak jelas, bahkan pihak kemenlu tidak memberikan penjelasan yang sesungguhnya terhadap pihak keluarga korban, ucapnya.

Untuk itu lanjut Duduh Bahtiar, pihak keluarga merasa curiga bahwa perkara tidak ditindak lanjuti oleh pihak Kemenlu, karena hingga saat ini perkaranya tidak jelas, tandasnya.

Sekedar diketahui Duduh korban penganiayaan hingga tewas ini saat ditemukan dalam keadaan tragis di pinggir pantai Damam dengan kondisi mulut berbusa, hidung berdarah, dan ada bekas luka di lehernya, dan menurut kabar dari istri Duduh (alm) yaitu, Lia Rosalina, 31, yang juga bekerja di kota yang sama, suaminya meninggal pada Sabtu (20/8) sekira pukul 15.30 waktu setempat dengan kondisi tubuh penuh luka (DD/W Topan)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

PERIETIWAAAAAAAAAAA

peristiwa