#mainbottom { background:#ffffff; border:1px solid #0B610B; margin:0 0 0.5em; padding:0.5em; }

Recent Post

kriminalitas

peritiwa

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan

Disbudpar Gelar Kaulinan Budak Lembur

Written By tvberita.com on Rabu, 23 Mei 2012 | 06.20







KARAWANG, TVBERITA.com - Untuk melestarikan budaya, Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Kabupaten Karawang kembali menggelar Festival Kaulinan Barudak yang diikuti anak-anak sekolah dari dari 30 kecamatan se-kabupaten, Rabu (23/5/2012) siang di halaman GOR Teluk Jambe Timur.

Pada festival kaulinan ini, ada 10 permainan yang dilombakan, diantaranya engrang, kelom batok, rorodaan, sondah, sorodot gaplok, perepet jengkol, gatrik, gangsing, bedil jepret dan sumpit. Sepuluh permainan itu dilakukan estafet, start dari engrang hingga terakhir melakukan permainan sumpit, semua dilakukan tim dengan masing-masing anak sesuai bidang permainannya.

Peserta adalah anak-anak sekolah dasar yang dipilih oleh tiap-tiap UPTD TK-SD sebagai perwakilan kecamatan. Meski anak-anak ini sudah terbiasa melakukan permainan tersebut, tetapi pada lomba ini tampak beberapa tim yang grogi saat lomba berlangsung, terlebih peraturan permainannya yang belum baku.

Dijelaskan Kepala Disbudpar Karawang, Acep Jamhuri di sela kegiatan tersebut, permainan ini merupakan budaya kearifan lokal yang harus dilestarikan, mengingat saat ini anak-anak sekolah dasar cenderung mensukai permainan modern. Selain itu, festival kaulinan barudak ini bertujuan untuk melestarikan budaya-budaya Sunda yang kini mulai pudar tersisihkan oleh perkembangan globalisasi.

"Kaulinan ini lebih ramah lingkungan dan kita berharap, kedepan kita bersama-sama menumbuhkan lagi tentang kearifan lokal kaulinan budak lembur ini," kata Acep. (asep saepudin hasan)

Disbudpar Gelar Kaulinan Budak Lembur







KARAWANG, TVBERITA.com - Untuk melestarikan budaya, Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Kabupaten Karawang kembali menggelar Festival Kaulinan Barudak yang diikuti anak-anak sekolah dari dari 30 kecamatan se-kabupaten, Rabu (23/5/2012) siang di halaman GOR Teluk Jambe Timur.

Pada festival kaulinan ini, ada 10 permainan yang dilombakan, diantaranya engrang, kelom batok, rorodaan, sondah, sorodot gaplok, perepet jengkol, gatrik, gangsing, bedil jepret dan sumpit. Sepuluh permainan itu dilakukan estafet, start dari engrang hingga terakhir melakukan permainan sumpit, semua dilakukan tim dengan masing-masing anak sesuai bidang permainannya.

Peserta adalah anak-anak sekolah dasar yang dipilih oleh tiap-tiap UPTD TK-SD sebagai perwakilan kecamatan. Meski anak-anak ini sudah terbiasa melakukan permainan tersebut, tetapi pada lomba ini tampak beberapa tim yang grogi saat lomba berlangsung, terlebih peraturan permainannya yang belum baku.

Dijelaskan Kepala Disbudpar Karawang, Acep Jamhuri di sela kegiatan tersebut, permainan ini merupakan budaya kearifan lokal yang harus dilestarikan, mengingat saat ini anak-anak sekolah dasar cenderung mensukai permainan modern. Selain itu, festival kaulinan barudak ini bertujuan untuk melestarikan budaya-budaya Sunda yang kini mulai pudar tersisihkan oleh perkembangan globalisasi.

"Kaulinan ini lebih ramah lingkungan dan kita berharap, kedepan kita bersama-sama menumbuhkan lagi tentang kearifan lokal kaulinan budak lembur ini," kata Acep. (asep saepudin hasan)

17 Jakmania Keroyok Bonek

Written By tvberita.com on Senin, 21 Mei 2012 | 22.55

CIREBON, TVBERITA.com - Sedikitnya 17 suporter The Jak Mania, ditangkap polisi, dari atas kereta api Brantas jurusan Jakarta-Malang. Mereka mengeroyok, salah seorang penumpang KA yang menggunakan jaket Bonek. Salah satu dari mereka, kedapatan membawa paket narkoba jenis ganja.

Ketujuh belas suporter The Jakmania itu langsung digelandang petugas ke Mapolres Cirebon kota. Mereka tertangkap petugas stasiun parujakan Cirebon, saat mengeroyok salah seorang penumpang ka brantas Jurusan Jakarta-Malang.

Korban bernama Faris warga Malang Jawa Timur, dikseroyok kelompok Jakmania, saat keluar dari toilet gerbong kereta, korban yang menggunakan jaket bertuliskan bonek, dipukuli dan barang bawaannya berupa tas, jaket dan telepon genggam dirampas para pelaku.

Korban juga diancam akan dilempar dari atas gerbong kereta, beruntung ia berhasil kabur dan meminta pertolongan para penumpang lain, dan petugas kereta api, ketujuh belas Jakmania ini pun ditangkap, dan diturunkan di stasiun Parujakan Cirebon, setelah akhirnya digelandang ke Polres Cirebon Kota.

Hasil penggeledahan, petugas menemukan spanduk Jakmania, pengeras suara dan sejumlah alat musik supporter. Bahkan , dari kantong celana, salah seorang suporter ditemukan satu paket ganja kering. Para suporter jakmania ini , sedianya memberikan dukungan laga LPI, persija melawan Pelitajaya . ( TVBerita.com)

17 Jakmania Keroyok Bonek

CIREBON, TVBERITA.com - Sedikitnya 17 suporter The Jak Mania, ditangkap polisi, dari atas kereta api Brantas jurusan Jakarta-Malang. Mereka mengeroyok, salah seorang penumpang KA yang menggunakan jaket Bonek. Salah satu dari mereka, kedapatan membawa paket narkoba jenis ganja.

Ketujuh belas suporter The Jakmania itu langsung digelandang petugas ke Mapolres Cirebon kota. Mereka tertangkap petugas stasiun parujakan Cirebon, saat mengeroyok salah seorang penumpang ka brantas Jurusan Jakarta-Malang.

Korban bernama Faris warga Malang Jawa Timur, dikseroyok kelompok Jakmania, saat keluar dari toilet gerbong kereta, korban yang menggunakan jaket bertuliskan bonek, dipukuli dan barang bawaannya berupa tas, jaket dan telepon genggam dirampas para pelaku.

Korban juga diancam akan dilempar dari atas gerbong kereta, beruntung ia berhasil kabur dan meminta pertolongan para penumpang lain, dan petugas kereta api, ketujuh belas Jakmania ini pun ditangkap, dan diturunkan di stasiun Parujakan Cirebon, setelah akhirnya digelandang ke Polres Cirebon Kota.

Hasil penggeledahan, petugas menemukan spanduk Jakmania, pengeras suara dan sejumlah alat musik supporter. Bahkan , dari kantong celana, salah seorang suporter ditemukan satu paket ganja kering. Para suporter jakmania ini , sedianya memberikan dukungan laga LPI, persija melawan Pelitajaya . ( TVBerita.com)

Perajin Golek Rawamerta Bikin Sanggar

Written By tvberita.com on Sabtu, 19 Mei 2012 | 06.46

KARAWANG, TVBERITA.com - Demi melestarikan seni budaya wayang golek para perajin kesenian ini di Desa Gombongsari, Rawamerta, Karawang Jawa Barat, Sabtu (19/05/2012) siang mendirikan sangar pengrajin wayang golek.

Tidak hanya di Kota Kembang Bandung yang terkenal akan seni budaya wayang golek, tetapi di Kota Karawang, Jawa Barat, selain terkenal dengan Goyang Karawangnya, juga kental dengan kesenian wayang goleknya. Bahkan di Desa Gombongsari, Rawamerta, Karawang Jawa Barat adalah salah satu sanggar perajin wayang golek.

Para pengrajin Wayang Golek di desa gombongsari, berkerja sama untu membentuk sanggar pengrajin tersebut, biasanya mereka membuat aneka ragam tokoh-tokoh Golek , untuk di jual, biasanya mereka menjual golek tersebut ke luar kota Karawang, seperti Bandung, Bogor, Banten dan sebagainya, Bahkan mereka juga menerima pesanan dari para Dalang-dalang Wayang Golek.

Menutut seorang perajin wayang golek, Amad (35), dalam pembuatan wayang golek tersebut membutuhkan dua hari untuk bisa menyelesaikan satu buah wayang golek, yaitu dari tahap awal penyeleksian kayu, penecatan sampai penjahitan baju golek tersebut. Bisanya para perajin golek di Desa Gombongsari menggunakan kayu albasiah untuk pembuatan golek ntersebut, karena lebih ringan dan mudah untuk di bentuknya. Namun sangat disayangkan kinerja mereka mesti terhambat karena kurangnya modal, sedangkan belum ada bantuan dari pihak pemerintah daerah. (Ede Izzar)

Perajin Golek Rawamerta Bikin Sanggar

KARAWANG, TVBERITA.com - Demi melestarikan seni budaya wayang golek para perajin kesenian ini di Desa Gombongsari, Rawamerta, Karawang Jawa Barat, Sabtu (19/05/2012) siang mendirikan sangar pengrajin wayang golek.

Tidak hanya di Kota Kembang Bandung yang terkenal akan seni budaya wayang golek, tetapi di Kota Karawang, Jawa Barat, selain terkenal dengan Goyang Karawangnya, juga kental dengan kesenian wayang goleknya. Bahkan di Desa Gombongsari, Rawamerta, Karawang Jawa Barat adalah salah satu sanggar perajin wayang golek.

Para pengrajin Wayang Golek di desa gombongsari, berkerja sama untu membentuk sanggar pengrajin tersebut, biasanya mereka membuat aneka ragam tokoh-tokoh Golek , untuk di jual, biasanya mereka menjual golek tersebut ke luar kota Karawang, seperti Bandung, Bogor, Banten dan sebagainya, Bahkan mereka juga menerima pesanan dari para Dalang-dalang Wayang Golek.

Menutut seorang perajin wayang golek, Amad (35), dalam pembuatan wayang golek tersebut membutuhkan dua hari untuk bisa menyelesaikan satu buah wayang golek, yaitu dari tahap awal penyeleksian kayu, penecatan sampai penjahitan baju golek tersebut. Bisanya para perajin golek di Desa Gombongsari menggunakan kayu albasiah untuk pembuatan golek ntersebut, karena lebih ringan dan mudah untuk di bentuknya. Namun sangat disayangkan kinerja mereka mesti terhambat karena kurangnya modal, sedangkan belum ada bantuan dari pihak pemerintah daerah. (Ede Izzar)

Sampah Pasar Dengklok Penyebab Jalan Macet

Written By tvberita.com on Jumat, 18 Mei 2012 | 02.39

KARAWANG, TVBERITA.com - Macetnya jalan pasar rengasdengklok disebabkan karena tumpukan sampah di pinggir jalan raya, setiap pagi sekitar pukul 04.00 sampai pukul 09.00 WIB, tepatnya di depan Kecamatan Rengasdengklok selalu macet, terlebih banyaknya pedagang yang berjualan di badan jalan.

Diakui tukang ojek, Heru (45), kemacetan di Pasar Rengasdengklok tak pernah bisa terselesaikan, dari dulu hingga kini tak pernah ada solusi untuk menyelesaikan kemacetan di kota Proklamasi ini. "Ini kan kota sejarah, tapi kondisinya semerawut seperti ini," katanya.

Diketahui, seharusnya para pedagang sayuran termasuk pedagang pakaian berjualan tidak di badan jalan dan trotoar, tetapi para pedagang ini enggan berjualan di dalam pasar yang sebenarnya sudah disediakan. Jadi selama ini, puluhan kios di dalam pasar yang kosong, karena para pedagangnya tak mau menempati dan memilih berjualan di jalan raya. (Sopiah)

Sampah Pasar Dengklok Penyebab Jalan Macet

KARAWANG, TVBERITA.com - Macetnya jalan pasar rengasdengklok disebabkan karena tumpukan sampah di pinggir jalan raya, setiap pagi sekitar pukul 04.00 sampai pukul 09.00 WIB, tepatnya di depan Kecamatan Rengasdengklok selalu macet, terlebih banyaknya pedagang yang berjualan di badan jalan.

Diakui tukang ojek, Heru (45), kemacetan di Pasar Rengasdengklok tak pernah bisa terselesaikan, dari dulu hingga kini tak pernah ada solusi untuk menyelesaikan kemacetan di kota Proklamasi ini. "Ini kan kota sejarah, tapi kondisinya semerawut seperti ini," katanya.

Diketahui, seharusnya para pedagang sayuran termasuk pedagang pakaian berjualan tidak di badan jalan dan trotoar, tetapi para pedagang ini enggan berjualan di dalam pasar yang sebenarnya sudah disediakan. Jadi selama ini, puluhan kios di dalam pasar yang kosong, karena para pedagangnya tak mau menempati dan memilih berjualan di jalan raya. (Sopiah)

Loket Masuk Taman Wisata Tangkuban Perahu Dirusak, 11 Orang Ditangkap

Written By tvberita.com on Rabu, 16 Mei 2012 | 04.40

SUBANG, TVBERITA.com - Polres Subang mengamankan 11 orang yang diduga melakukan aksi pengrusakan sebuah loket karcis masuk taman wisata alam (TWA) Tangkuban Parahu, Selasa (15/5).

Informasi yang dihimpun, ratusan massa dari Lembaga Karaton Adat Galuh Pakuan (LKAGP) Subang menggeruduk obyek wisata terbesar di Jabar tersebut. Kedatangan mereka untuk menanyakan soal pengrusakan baliho tentang kasus kujang yang terpasang di pintu masuk TWA Tangkuban Parahu.

Massa yang sudah terbakar emosi dengan jawaban pihak PT. GRPP yang mengelola Tangkuban Parahu, marah. Spontanitas mereka langsung melakukan aksi pengrusakan loket karcis TWA tersebut.

Polisi yang berjaga-jaga di lokasi itu, kemudian mengamankan 11 orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Jalancagak, sebelum digiring ke Mapolres Subang.

"Ya sekitar 11 orang, untuk dimintai keterangan, apakah ada kaitannya dengan pengrusakan itu. Kita masih mendalami dan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Mapolres Subang AKP Darmono kepada TIUNTAHIJAU.com

Apakah kemungkinan akan ada penahanan kepada 11 orang tersebut? Darmono menegaskan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan. Jika terbukti, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penahanan.

"Belum tentu dari 11 orang itu melakukan semua, kita masih lidik. Kalau terbukti ya kita lakukan penahanan," imbuhnya.

Raja LKGP Subang Evi Silviadi menegaskan, aksi pengrusakan tersebut berkaitan dengan pengrusakan baliho yang diduga dilakukan pihak pengelola tangkuban parahu. Kedatangan mereka untuk menanyakan perihat tersebut.

Menurut Evi, anak buahnya meminta dalam waktu sehari baligho tersebut harus ada. Namun permintaan tidak dipenuhi. Demikian juga saat diminta untuk membuat berita acara pencabutan baliho, ditolak.

"Kaitannya dengan pengrusakan baliho. Mereka (pihak pengelola) bilang baliho diamankan, tapi mereka tidak menunjukan. Warga kesal, akhirnya merusak secara spontan," papar Evi yang mendmpingi 11 anak buahnya di Mapolres.

Pihaknya, imbuh Evi sudah menyiapkan advokat dari LBH Galuh Pakuan Pajajaran untuk mendampingi ke-11 orang tersebut. Nama ke-11 orang yang diamankan itu belum diketahui pasti identitasnya.

"Galuh pakuan juga melaporkan aksi pengrusakan baligo tentang kujang kepada masyarakat. Pelakunya diduga oleh pengelola," imbuhnya.

Loket Masuk Taman Wisata Tangkuban Perahu Dirusak, 11 Orang Ditangkap

SUBANG, TVBERITA.com - Polres Subang mengamankan 11 orang yang diduga melakukan aksi pengrusakan sebuah loket karcis masuk taman wisata alam (TWA) Tangkuban Parahu, Selasa (15/5).

Informasi yang dihimpun, ratusan massa dari Lembaga Karaton Adat Galuh Pakuan (LKAGP) Subang menggeruduk obyek wisata terbesar di Jabar tersebut. Kedatangan mereka untuk menanyakan soal pengrusakan baliho tentang kasus kujang yang terpasang di pintu masuk TWA Tangkuban Parahu.

Massa yang sudah terbakar emosi dengan jawaban pihak PT. GRPP yang mengelola Tangkuban Parahu, marah. Spontanitas mereka langsung melakukan aksi pengrusakan loket karcis TWA tersebut.

Polisi yang berjaga-jaga di lokasi itu, kemudian mengamankan 11 orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Jalancagak, sebelum digiring ke Mapolres Subang.

"Ya sekitar 11 orang, untuk dimintai keterangan, apakah ada kaitannya dengan pengrusakan itu. Kita masih mendalami dan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Mapolres Subang AKP Darmono kepada TIUNTAHIJAU.com

Apakah kemungkinan akan ada penahanan kepada 11 orang tersebut? Darmono menegaskan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan. Jika terbukti, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penahanan.

"Belum tentu dari 11 orang itu melakukan semua, kita masih lidik. Kalau terbukti ya kita lakukan penahanan," imbuhnya.

Raja LKGP Subang Evi Silviadi menegaskan, aksi pengrusakan tersebut berkaitan dengan pengrusakan baliho yang diduga dilakukan pihak pengelola tangkuban parahu. Kedatangan mereka untuk menanyakan perihat tersebut.

Menurut Evi, anak buahnya meminta dalam waktu sehari baligho tersebut harus ada. Namun permintaan tidak dipenuhi. Demikian juga saat diminta untuk membuat berita acara pencabutan baliho, ditolak.

"Kaitannya dengan pengrusakan baliho. Mereka (pihak pengelola) bilang baliho diamankan, tapi mereka tidak menunjukan. Warga kesal, akhirnya merusak secara spontan," papar Evi yang mendmpingi 11 anak buahnya di Mapolres.

Pihaknya, imbuh Evi sudah menyiapkan advokat dari LBH Galuh Pakuan Pajajaran untuk mendampingi ke-11 orang tersebut. Nama ke-11 orang yang diamankan itu belum diketahui pasti identitasnya.

"Galuh pakuan juga melaporkan aksi pengrusakan baligo tentang kujang kepada masyarakat. Pelakunya diduga oleh pengelola," imbuhnya.

Stok Logistik Di Posko Murbey Ci Malati Relatif Aman

Written By tvberita.com on Selasa, 15 Mei 2012 | 07.18

SUKABUMI, TVBERITA.com - Persedian logistik untuk tim evakuasi serta relawan di posko Cimalati Di Kecamatan Cicurug untuk beberapa hari kedepan. " Persiapan logistik untuk Dua atau Tiga hari kedepan masih sangat aman. bantuan tersebut merupakan dari pihak pemerintah daerah serta para donatur serta masyarakat" Kata Usman Susilo Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Selasa (15/5).

Dikatakan Usman, Penjajagan pengadaan posko Murbey Cimalati ini merupakan hanya posko bantuan dari posko yang ada di Cijeruk Kabupaten bogor, yang di mulai pada hari minggu, yang sebelumnya sudah di surpei oleh pihak pemda Kabupaten Sukabimi yang di pimpin langsung oleh sekretaris Daerah, terangnya.

Adapun jumlah personil yang ada di posko bantuan Murbey Cimali ini lanjut Usman, terdiri dari 14 oarang personil dari BPBD, 14 orang tagan, tim dari Medis 8 orang dan dari UCS sebanyak 4 orang" kami harap dengan adanya posko Murbey Cimalati ini dapat membatu para tim pencari korban pesawat khususnya untuk para petugas gabungan dan para relawan, jelasnya (DD/W Topan).

Stok Logistik Di Posko Murbey Ci Malati Relatif Aman

SUKABUMI, TVBERITA.com - Persedian logistik untuk tim evakuasi serta relawan di posko Cimalati Di Kecamatan Cicurug untuk beberapa hari kedepan. " Persiapan logistik untuk Dua atau Tiga hari kedepan masih sangat aman. bantuan tersebut merupakan dari pihak pemerintah daerah serta para donatur serta masyarakat" Kata Usman Susilo Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Selasa (15/5).

Dikatakan Usman, Penjajagan pengadaan posko Murbey Cimalati ini merupakan hanya posko bantuan dari posko yang ada di Cijeruk Kabupaten bogor, yang di mulai pada hari minggu, yang sebelumnya sudah di surpei oleh pihak pemda Kabupaten Sukabimi yang di pimpin langsung oleh sekretaris Daerah, terangnya.

Adapun jumlah personil yang ada di posko bantuan Murbey Cimali ini lanjut Usman, terdiri dari 14 oarang personil dari BPBD, 14 orang tagan, tim dari Medis 8 orang dan dari UCS sebanyak 4 orang" kami harap dengan adanya posko Murbey Cimalati ini dapat membatu para tim pencari korban pesawat khususnya untuk para petugas gabungan dan para relawan, jelasnya (DD/W Topan).

DMC Buka Posko Jurnalis Center

Written By tvberita.com on Senin, 14 Mei 2012 | 04.39

SUKABUMI, TVBERITA– Terkait trgadei Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor sejak Kamis lalu, Disaster Managemen center (DMC) atau lebih dikenal dengan Dompet Duafa, telah membuka posko layanan gratis untuk para Jurnalis atau para pekerja media di Tiga Titik, yaitu di Di Halim Perdana Kusumah, Rumah Sakit Kramat Jati dan di Posko Cimalati.

“ Sejak peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi tersebut kami memang sudah membuka beberapa posko layanan grastis untuk para jurnalis atau para pekerja media serta untuk relawan,layanan gratis tersebut berupa layanan Internet,telpon, ruang rehat, makanan serta minuman dan kesehatan” Kata Sigit Raharjo coordinator informasi dan komunikasi di Posko Cimalati kepada wartwan Senin (14/5).

Singit mengatakan, layanan ini di buka sejak haru kamis lalu, hal ini untuk memudahkan para jurnalis yang ingin mengirim informasi dari seputar kejadian jatuhnya pesawat sukhoi tersebut ke kantornya, terangnya.

Selain itu lanjutnya, posko ini juga untuk membantu para relawan terutama dalam segi logistic, sehingga para jurnalis atau relaan setidaknya dapat beristirahat dalam melakukan komunikasi dengan pihak kantornya terutama mengirim informasi tentang seputar pencarian para korban, tuturnya (DD/W Topan).

DMC Buka Posko Jurnalis Center

SUKABUMI, TVBERITA– Terkait trgadei Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor sejak Kamis lalu, Disaster Managemen center (DMC) atau lebih dikenal dengan Dompet Duafa, telah membuka posko layanan gratis untuk para Jurnalis atau para pekerja media di Tiga Titik, yaitu di Di Halim Perdana Kusumah, Rumah Sakit Kramat Jati dan di Posko Cimalati.

“ Sejak peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi tersebut kami memang sudah membuka beberapa posko layanan grastis untuk para jurnalis atau para pekerja media serta untuk relawan,layanan gratis tersebut berupa layanan Internet,telpon, ruang rehat, makanan serta minuman dan kesehatan” Kata Sigit Raharjo coordinator informasi dan komunikasi di Posko Cimalati kepada wartwan Senin (14/5).

Singit mengatakan, layanan ini di buka sejak haru kamis lalu, hal ini untuk memudahkan para jurnalis yang ingin mengirim informasi dari seputar kejadian jatuhnya pesawat sukhoi tersebut ke kantornya, terangnya.

Selain itu lanjutnya, posko ini juga untuk membantu para relawan terutama dalam segi logistic, sehingga para jurnalis atau relaan setidaknya dapat beristirahat dalam melakukan komunikasi dengan pihak kantornya terutama mengirim informasi tentang seputar pencarian para korban, tuturnya (DD/W Topan).

Keluarga Korban Asal Sukabumi Tunggu Kepastian Hasil Indentifikasi

Written By tvberita.com on Sabtu, 12 Mei 2012 | 05.48

SUKABUMI, TVBERITA.com – Sampai saat ini keluarga dari Tiga korban asal Sukabumi yang ikut pesawat Sukhoi Super Jet 100 (SSJ) yang jatuh di ketinggian 2.099 Mdpl di Gunung Salak Bogor Jawa Barat masih menunggu kepastian dari pihak Basarnas.

Sementara, ketiga korban asal Kota Sukabumi tersebut yaitu Ruli Dermawan dan Ahmad Fazal warga Gang Kenari, Kecamatan Cikole serta Ihsan Kamil Jatmika warga Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi. Mereka bertiga tergabung dalam PT. Indo Asia yang berkantor di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta.

Menurut salah satu kerabat korban Yudistira, sebelumnya Ihsan masih sempat menghubungi sekitar pukul 12.00 WIB. Bahkan Ihsan sempat mengirim foto sebelumlepas landas melalui Black Berinya (BBM). “ Korban sempat menghubungi pihak keluarga sebelum lepas landas, bahkan sempat mengirim foto kepada keluarga, “Kata Yudistira kepada wartawan, Sabtu (12/5/2012).

"Sejak peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 itu jatuh, keluarga ke Tiga jkorban tersebut langsung berangkat ke Halim Bandara Halim dengan beberapa keluarga penumpang lainnya.Lantaran pihak keluarga ingin secara langsung melihat perkembangan pencarian pesawat," terangnya.

Korban, Rully Darwan adalah Direktur PT. Indo Asia Groun Utama, sedangkan Ahmad Faizal adalah Manager Marketing Indo Asia Groun Utama sedangkan Iksan Kamil Zatnika adalah karyawan juga di perusahaan tersebut. Pihak keluarga merasa cemas dan penasaran ingin secepatnya mendapatkan informasi anggota keluarganya yang masih dalam proses pencarian. “Kami merasa cemas dan khawatir, ketika mendengar kabar jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di lembah Gunung Salak Bogor," kata Erma Parwasudibya, keluarga korban.

Seluruh keluarga korban langsung menuju kawasan Cidahu, lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Diketahui, pesawat naas itu membawa 52 orang penumpang yang terdiri dari 44 orang sipil dan 8 orang awak kapal. (DD/W.Topan)

Keluarga Korban Asal Sukabumi Tunggu Kepastian Hasil Indentifikasi

SUKABUMI, TVBERITA.com – Sampai saat ini keluarga dari Tiga korban asal Sukabumi yang ikut pesawat Sukhoi Super Jet 100 (SSJ) yang jatuh di ketinggian 2.099 Mdpl di Gunung Salak Bogor Jawa Barat masih menunggu kepastian dari pihak Basarnas.

Sementara, ketiga korban asal Kota Sukabumi tersebut yaitu Ruli Dermawan dan Ahmad Fazal warga Gang Kenari, Kecamatan Cikole serta Ihsan Kamil Jatmika warga Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi. Mereka bertiga tergabung dalam PT. Indo Asia yang berkantor di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta.

Menurut salah satu kerabat korban Yudistira, sebelumnya Ihsan masih sempat menghubungi sekitar pukul 12.00 WIB. Bahkan Ihsan sempat mengirim foto sebelumlepas landas melalui Black Berinya (BBM). “ Korban sempat menghubungi pihak keluarga sebelum lepas landas, bahkan sempat mengirim foto kepada keluarga, “Kata Yudistira kepada wartawan, Sabtu (12/5/2012).

"Sejak peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 itu jatuh, keluarga ke Tiga jkorban tersebut langsung berangkat ke Halim Bandara Halim dengan beberapa keluarga penumpang lainnya.Lantaran pihak keluarga ingin secara langsung melihat perkembangan pencarian pesawat," terangnya.

Korban, Rully Darwan adalah Direktur PT. Indo Asia Groun Utama, sedangkan Ahmad Faizal adalah Manager Marketing Indo Asia Groun Utama sedangkan Iksan Kamil Zatnika adalah karyawan juga di perusahaan tersebut. Pihak keluarga merasa cemas dan penasaran ingin secepatnya mendapatkan informasi anggota keluarganya yang masih dalam proses pencarian. “Kami merasa cemas dan khawatir, ketika mendengar kabar jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di lembah Gunung Salak Bogor," kata Erma Parwasudibya, keluarga korban.

Seluruh keluarga korban langsung menuju kawasan Cidahu, lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Diketahui, pesawat naas itu membawa 52 orang penumpang yang terdiri dari 44 orang sipil dan 8 orang awak kapal. (DD/W.Topan)

Mahasiswa Budi Pertiwi 'Sharing' Soal Koperasi

Written By tvberita.com on Jumat, 11 Mei 2012 | 20.00

KARAWANG, TVBERITA.com - Mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang melakukan diskusi dengan Koperasi Simpan-Pinjam Kodanua di Jalan Ahmad Yani No.1 Karawang. Diskusi ini merupakan eksistensi Mahasiswa STIE Budi Pertiwi untuk mengetahui tentang koperasi yang ada di Karawang. Untuk itu, Mahasiswa STIE Budi Pertiwi melakukan diskusi dengan pimpinan koperasi.

Diskusi ini ini bertujuan untuk mengasah kemampuan (Skill) mahasiswa ketika sudah menyandang gelar sarjana. Selain itu, diskusi ini pun bertujuan saling bertukar informasi antara teori kuliah dengan kenyataan koperasi di masyarakat. Meski pelajaran koperasi sudah diberikan dibangku SMA, tetapi secara teori mahasiswa masih butuh pemahaman yang detil tentang perkoperasian.

Pimpinan Koperasi Kodanua, Parijo (47) mengatakan, awalnya koperasi ini bukan nama Kodanua tetapi Gurindo yang artinya kumpulan guru-guru, tetapi berubah menjadi nama Kodanua. Koperasi ini berdiri tahun 1977, untuk di Karawang berdirinya pada tahun 1999 dan koperasi ini mempunyai 23 Cabang di Jawa Barat. (Rosman)

Mahasiswa Budi Pertiwi 'Sharing' Soal Koperasi

KARAWANG, TVBERITA.com - Mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang melakukan diskusi dengan Koperasi Simpan-Pinjam Kodanua di Jalan Ahmad Yani No.1 Karawang. Diskusi ini merupakan eksistensi Mahasiswa STIE Budi Pertiwi untuk mengetahui tentang koperasi yang ada di Karawang. Untuk itu, Mahasiswa STIE Budi Pertiwi melakukan diskusi dengan pimpinan koperasi.

Diskusi ini ini bertujuan untuk mengasah kemampuan (Skill) mahasiswa ketika sudah menyandang gelar sarjana. Selain itu, diskusi ini pun bertujuan saling bertukar informasi antara teori kuliah dengan kenyataan koperasi di masyarakat. Meski pelajaran koperasi sudah diberikan dibangku SMA, tetapi secara teori mahasiswa masih butuh pemahaman yang detil tentang perkoperasian.

Pimpinan Koperasi Kodanua, Parijo (47) mengatakan, awalnya koperasi ini bukan nama Kodanua tetapi Gurindo yang artinya kumpulan guru-guru, tetapi berubah menjadi nama Kodanua. Koperasi ini berdiri tahun 1977, untuk di Karawang berdirinya pada tahun 1999 dan koperasi ini mempunyai 23 Cabang di Jawa Barat. (Rosman)

Jalur Parawisata Cikempulan - Pangandaran Dikeluhkan Warga

Written By tvberita.com on Senin, 07 Mei 2012 | 18.10







CIAMIS ( TVBerita.com)- Jalur Pariwisata Cikembulan-Pangandaran dikeluhkan oleh warga, karena jalan kecil itu dimasuki truk ukuran besar hingga menyebabkan kemacetan dan antrian panjang, termasuk truk pengakut pasir dan besi.

Setiap hari jalan Jalur Pariwisata Cikembulan-Pangandaran selalu macet, karena adanya perbaikan jalan, selain itu jalan kecil yang biasa dilewati kendaraan kecil, kini selalu dimasuki kendaraan berat truk ukuran besar,

Untuk memasuki wilayah tersebut harus antri berjam jam, antrian ini membuat kendaraan yg masuk dan keluar jalur wisata tersendat, bahkan dalam antrian tampak seorang petugas yang melintas terjebak kemcaetan itu turun dari mobilnya , turut membantu mengatur lalulintaas. Untuk mengurai kemacetan yang parah itu.

Jika Terus terjadi kemacetan, tentunya akan menggangu para wisatawan local dan asing yang ingin berliburan ketempat wisata pangandaran tersebut. Keadaan ini juga sangat di sesalkan oleh para pengguna jalan, termasuk Edin korlap lkmcs(lembaga Keadilan Masyarakat Ciamis Selatan) yang terjebak macet,

Menurut Edin sngat di sesalkan jalur wisata dimasuki truk besar, padahal jalur wisata khusus untuk pengendara yg akan masuk obyek wisata pangandaran. apalagi di masuki truk2 pasir besi yg melebihi kapsitas atau tonasenya, bisa bisa jalur wisatapun rusak parah. karna jalan utama hancur di sebabkan banyaknya truk pengangkut pasir besi yg memang melebihi kapasitas, dan truk2 pengangkut kayu. ( Irfanfox-TVBerita.com)





BERITA SEBELUMNYA

Jalur Parawisata Cikempulan - Pangandaran Dikeluhkan Warga







CIAMIS ( TVBerita.com)- Jalur Pariwisata Cikembulan-Pangandaran dikeluhkan oleh warga, karena jalan kecil itu dimasuki truk ukuran besar hingga menyebabkan kemacetan dan antrian panjang, termasuk truk pengakut pasir dan besi.

Setiap hari jalan Jalur Pariwisata Cikembulan-Pangandaran selalu macet, karena adanya perbaikan jalan, selain itu jalan kecil yang biasa dilewati kendaraan kecil, kini selalu dimasuki kendaraan berat truk ukuran besar,

Untuk memasuki wilayah tersebut harus antri berjam jam, antrian ini membuat kendaraan yg masuk dan keluar jalur wisata tersendat, bahkan dalam antrian tampak seorang petugas yang melintas terjebak kemcaetan itu turun dari mobilnya , turut membantu mengatur lalulintaas. Untuk mengurai kemacetan yang parah itu.

Jika Terus terjadi kemacetan, tentunya akan menggangu para wisatawan local dan asing yang ingin berliburan ketempat wisata pangandaran tersebut. Keadaan ini juga sangat di sesalkan oleh para pengguna jalan, termasuk Edin korlap lkmcs(lembaga Keadilan Masyarakat Ciamis Selatan) yang terjebak macet,

Menurut Edin sngat di sesalkan jalur wisata dimasuki truk besar, padahal jalur wisata khusus untuk pengendara yg akan masuk obyek wisata pangandaran. apalagi di masuki truk2 pasir besi yg melebihi kapsitas atau tonasenya, bisa bisa jalur wisatapun rusak parah. karna jalan utama hancur di sebabkan banyaknya truk pengangkut pasir besi yg memang melebihi kapasitas, dan truk2 pengangkut kayu. ( Irfanfox-TVBerita.com)





BERITA SEBELUMNYA

PERIETIWAAAAAAAAAAA

peristiwa